LOGO ISI DENPASAR

LOGO ISI DENPASAR

Logo Institut Seni Indonesia Denpasar

Advertisements

MK. TEKNOLOGI INFORMASI SENI: ALIH FUNGSI HUTAN MANGROVE DI TELUK BENOA

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan hutan mangrove paling luas di dunia. Hutan mangrove adalah sebutan untuk sekelompok tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut pantai. Hutan dipinggir pantai sering disebut sebagai hutan bakau, namun sebenarnya hutan tersebut lebih tepat dinamakan hutan mangrove. Mangrove digunakan sebagai pengganti istilah bakau untuk menghindarkan kemungkinan salah pengertian dengan hutan yang hanya terdiri atas pohon Rhizophora sp. Karena selain bakau, terdapat banyak jenis tumbuhan lain yang hidup di dalamnya. Menurut FAO (2007) pada tahun 2005 Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,4 juta ha. Bahkan menurut Arobaya dan Wanma (2006), Indonesia memiliki 27% dari total hutan mangrove dunia atau setara dengan 4,25 juta ha. Data hampir sama dikeluarkan Kementerian Kehutanan (2006) yakni seluas 4,3 juta ha. Jumlah ini mewakili 23% dari keseluruhan ekosistem mangrove dunia. Ini telah menjadikan Indonesia sebagai negara dengan luas hutan mangrove paling luas di dunia melebihi Australia (10%) dan Brazil (7%).

MangrovePeta Hutan Mangrove di Teluk Benoa

(Grafis : Enggi Suryadyana, 2016) Continue reading MK. TEKNOLOGI INFORMASI SENI: ALIH FUNGSI HUTAN MANGROVE DI TELUK BENOA

Barra Airport, Pantai Yang Digunakan Sebagai Bandara

Barra Airport adalah salah satu bandara dunia yang paling spektakuler dan indah, terletak di pulau Hebridean, Barra. Bandara itu sesungguhnya adalah pantai, yang digunakan sebagai bandara saat penerbangan dijadwalkan lepas landas dan mendarat di pantai. Artinya, diberikan tiga bandara landasan pacu yang tidak terendam di air pasang tinggi. Barra airport ada di dekat teluk dangkal Traigh Mhor, ujung utara Barra, pantai ini pertama kali digunakan sebagai lepas landas pesawat terbang sejak 14 Juni 1933. Pelayanan udara terjadwal ke dan dari Bandara Barra dimulai pada 7 Agustus 1936. Pantai diatur menjadi tiga landasan pacu, ditandai dengan tiang-tiang kayu di ujungnya. Hal ini memungkinkan Twin Otter yang melayani bandara ke hampir selalu tanah menjadi angin. Pada saat air pasang, landasan pacu ini berada di bawah laut dan penerbangan harus dijadwal ulang secara teratur mengikuti pasang surut air. Continue reading Barra Airport, Pantai Yang Digunakan Sebagai Bandara

Kelompok Hacker Anonymous Akan Hancurkan Facebook 5 November

Hackivist kelompok Anonymous bersumpah untuk “membunuh Facebook” pada tanggal 5 November nanti, dengan alasan kurangnya pilihan bagi pengguna Facebook dalam pengaturan privasi. Di bawah ini adalah video dan pernyataan yang dirilis oleh Anonymous dalam menjelaskan alasan untuk pertempuran nanti dengan Facebook yang merupakan jaringan sosial terbesar di dunia.

Bali International Park, Diduga Ada Kongkalikong Ekonomi Politik

BALI, PedomanNEWS.com – Rencana pembangunan Bali International Park diduga mengandung kepentingan politik dan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali Wayan Gendo Suardana. “Dicurigai ada kepentingan ekonomi politik”, ujar Gendo pada PedomanNEWS.com, Rabu (3/8/2011). Pendapatnya tersebut didasari pernyataan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Akhir 2010, Jero menyampaikan bahwa Bali Selatan menurut penelitian sudah melebihi kapasitas pembangunan. Namun, tiba-tiba hasil penelitian itu diingkari dengan merencanakan pembangunan BIP. “ BIP akan dibangun untuk KTT APEC 2013. Ide-idenya kan seperti itu dari SBY lewat Jero Wacik”, tambahnya. Gendo bersama Walhi sedang berusaha menghadang pembangunan BIP karena masalah tersebut. Selain indikasi permainanpolitik, pembangunan BIP juga mengalami masalah status tanah dan krisis air Bali. Status peralihan tanah dari PT Citra Tama Selaras (CTS) kepada PT Jimbaran Hijau (JH) selaku pelaksana megaproyek BIP belum sah secara hukum. Balik nama ke PT JH belum dilaksanakan. Sehingga, belum ada pembayaran pajak yang nilainya sekitar Rp 20 miliar. Soal krisis air, Bali diperkirakan defisit 27,6 miliar meter kubik pada 2015. Penelitian itu dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup pada 1995. Continue reading Bali International Park, Diduga Ada Kongkalikong Ekonomi Politik

Amerika Diserang Ribuan Tenggeret

Jika di Indonesia baru saja ‘diserang’ ulat bulu, di Amerika Serikat lain lagi ceritanya. Negara Paman Sam ini sedang menerima serangan ‘pasukan’ tenggeret. Para ahli menyebut, tenggeret yang menyerang AS ini sebagai Brood XIX. Serangga bersayap ini kembali muncul setelah 13 tahun tak menampakkan diri di langit AS. Kini, tenggeret-tenggeret itu mulai keluar. Saat ‘penyerangan’ itu, telah tiba. ‘Tentara’ bermata merah ini telah mencapai wilayah selatan AS. Memaksa para petani melindungi tanaman mereka dengan jaring-jaring yang kuat. “Ada jutaan di pepohonan,” kata Greta Beekhuis, seorang warga di kawasan Pittsboro, Carolina Utara, kepada USA Today sebagaimana dilansir oleh lamandaylimail.com, Kamis 12 Mei 2011. “Suara tenggeret dapat didengar di mana-mana.” “Ketika saya keluar dari rumah ke toko untuk membeli barang, saya berlari melewati ribuan tenggeret. Mereka dimana-mana. Udara terasa sesak dengan kehadiran mereka.” Dilaporkan, tenggeret-tenggeret ini menetas secara massal di wilayah Carolina Selatan, Georgia, Mississippi, Carolina Utara, dan Arkansas. Tapi sekarang, serangga ini tengah menuju ke utara. Mereka keluar untuk berkembang biak. Sebenarnya, tenggeret tidaklah berbahaya bagi manusia. Gangguan yang mungkin muncul adalah suara mereka yang bising, kekuatannya bisa mencapai 120 desibel.

Continue reading Amerika Diserang Ribuan Tenggeret

Akankah Betelgeuse Meledak Sebelum Tahun 2012?

Setidaknya saat ini ada 3 pemberitaan dengan berita utama yang hampir sama. Beritanya menarik loh.  Dalam ketiga berita tersebut, disebutkan Bumi tak lama lagi akan memiliki “Dua Matahari”. Salah satu berita menyebutkan Betelgeuse akan mendekat dan supernova mencapai Bumi sebelum tahun 2012 ketika si bintang meledak. Di berita lainnya disebutkan menurut prediksi Brad Carter, dosen fisika senior dari University of Southern Queensland, Australia, saat Betelgeuse meledak sebagai supernova ia akan sangat terang sampai-sampai malam akan menadi seperti siang hari selama satu atau dua minggu. Nah menarik kan? Apalagi disebutkan bintang maha raksasa merah di Rasi Orion itu akan “meledak” dan tampak seperti “Matahari” akhir tahun ini. Artinya kita akan melihat “bintang terang” laksana Matahari di tahun 2012. Artinya lagi, apa ini ada kaitannya dengan isu kiamat? Oh la la… Setelah mencoba mencari tau sumber “kredibel” (paper yang diterbitkan resmi di jurnal ataupun sumber pertama lainnya jika ini bukan hasil penelitian) dari berita tersebut, ternyata diketahui berita tersebut berasal dari salah satu media di Australia. Dalam berita tersebut pemberitaannya tidak jauh berbeda, yakni kita akan melihat matahari lain menyinari Bumi meski hanya dalam hitungan beberapa minggu. Selain itu ditambahkan juga bahwa ketika ledakan tersebut terjadi, akan ada hujan partikel nutrino yang menghantam Bumi meskipun katanya lagi tidak berbahaya. Continue reading Akankah Betelgeuse Meledak Sebelum Tahun 2012?

Seorang Professor Berhasil Merekam Suara -Suara Unik yang Dihasilkan Semut

Profesor Robert Hickling sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti serangga dan merekam getaran-getaran bunyi yang mereka lepaskan. Namun, bahan-bahan yang diperoleh tidak bisa dinyatakan hingga ia mampu merekam bunyi-bunyi yang berasal dari semut. Ia bermaksud meneliti semut di sarangnya. Mereka tidak menemukan metoda yang lebih baik daripada mengikuti bunyi-bunyi semut. Bagaimanapun, hal yang mengejutkan ilmuwan itu adalah bahwa frekwensi bunyi-bunyi yang dilepaskan semut-semut itu bervariasi dari satu semut dengan semut lain, dan dari jenis semut yang satu dengan jenis semut yang lain.  Ada 12.000 spesies dalam dunia semut di muka bumi, melebihi ras manusia. Di hadapan jumlah yang luar biasa ini para peneliti bingung mengenai bagaimana mereka mencocokkan semua bunyi tersebut. Beraneka bunyi semut bisa direkam dengan sukses, dan bagian-bagian dari riset ini diterbitkan di majalah Journal of Sound and Vibration tahun 2006, dan itu adalah pertama kali manusia dapat mendengar suara semut yang sebenarnya! Peneliti ini menerbitkan banyak riset dan yang paling penting adalah tentang komunikasi antar semut di Journal of Acoustical Society of Amarican Magazine. Continue reading Seorang Professor Berhasil Merekam Suara -Suara Unik yang Dihasilkan Semut

Inilah Penyebab Bunglon Bisa Berganti Warna

Bunglon reptil yang populer karena kemampuannya mengubah warna kulit. Lalu apa yang menyebabkan bunglon dapat berubah warna? Bunglon adalah salah satu jenis Chameleon. Terdapat lebih dari 100 jenis Chameleon. Ada yang hanya dapat berubah warna dari coklat ke hijau dan sebaliknya, namun banyak juga yang memiliki banyak koleksi warna menakjubkan di tubuhnya. Pigment unik pada lapisan kulit chameleon memberi kemampuan bunglon untuk mengubah warna. Selama ini kita mengira chameleon mengubah warna karena menyesuaikan dengan lingkungan, atau menyelamatkan diri dari musuh. Mengutip penjelasan National Geographic, ternyata penyebab chameleon berubah warna adalah: Continue reading Inilah Penyebab Bunglon Bisa Berganti Warna